Senin, 20 April 2009

Buat Taman Pengolah Limbah yuuk !!

Setiap hari pasti kita akan buah limbah di rumah. Baik limbah dari kamar mandi, dari dapur, mesin cuci yang menggunakan sabun dll..dll. Wah berapa limbah setiap hari kita produksi ? Dan muaranya nanti pasti ke sungai dan mengotori perairan sungai-sungai dan waduk kita.
Akibatnya ...sungai-sungai kita tercemar dan ikan-ikan sulit kita dapatkan di sungai.

Limbah rumah tangga (grey water) ini jarang diperhatikan oleh pemerintah, sedangkan limbah ini skalanya cukup besar menyumbang polusi baik COD, BOD, amonia dan lingkungan kita.

Apa yang kita bisa perbuat ?

Subhanallah....., Ternyata Allah sudah ciptakan tanaman-tanaman rawa/ tanaman air dapat berperan mengurangi limbah baik COD dan BOD nya.

Jadi bisa dong kita buat taman pengolah limbah (Bio Waste Garden) untuk mengurangi pengaruh limbah rumah tangga kita.

Caranya ternyata gampang. ..
Kita buat kolam kecil di dekat pembuangan limbah rumah tangga kita dan kita isi dengan tanaman-tanaman air atau tanaman rawa. Isi kolam tersebut dengan air limbah kita dan di ujung kolam kita buat pembuangan ke saluran air kotor.

Desainnya bisa dilihat pada gambar di bawah ini :


Kita buat yuk tamannya, Insya Allah kita akan mendapatkan taman yang cantik sekaligus punya mesin tanaman yang bekerja mencuci limbah-limbah kita.


(Ini contoh taman pengolah limbah)

Punya saya lagi dibangun tukang di belakang rumah..Wah terlambat baru sekarang bikinnya, tapi lebih baik terlambat dari pada tidak melakukannya.

Sumber : http://www.idepfoundation.org/wwg/index.html

Kamis, 16 April 2009

Cangkuang (Pandanus Furcatus)


Pohon Pandan ternyata bermacam-macam jenisnya. Salah satunya adalah Pandanus Furcatus atau yang sering disebut Pandan Antunu (Batak Toba), Pandan Lais (Bangka, Rungku (Palembang), Bangkuwang (Melayu), Pandan Kowang (Jawa) dan Cangkuang (Sunda).

Foto pohon Cangkuang di atas diambil istri saya di Kawasan Candi Cangkuang Garut.
Menurut cerita Nama Desa dan Candi Cangkuang tempat wisata terkenal di Garut (Jawa Barat) berasal dari nama pohon Cangkuang yang terdapat disana.

Daun Cangkuang sering digunakan sebagai bahan untuk membuat tudung, tikar dan pembungkus gula aren. Buahnya ternyata enak juga dimakan rasanya manis kalau sudah matang.

Pohon ini juga termasuk langka dan tidak dibudayakan orang karena mungkin kurang ekonomis. Sebagai hobiis menarik juga pohon ini untuk dikoleksi karena cukup langka dan buahnya unik dan sebagai hadiah anak cucu kelak supaya mereka masih bisa mengenal pohon Cangkuang.


Trimakasih istriku...yang sudah susah payah bawakan oleh-oleh pohon Cangkuang untuk melengkapi koleksi kebunku.





Rabu, 08 April 2009

Mencangkok dengan Media Oasis

Mencangkok merupakan salah satu usaha untuk perbanyakan tanaman keras. Mas Hervin sudah berikan contoh cara pencangkokan dengan baik. (lihat di link berkebun-hervin)

Biasanya media yang digunakan untuk menutup sayatan tempat pencangkokan digunakan tanah, arang sekam, humus dll.
Kali ini saya coba gunakan media "Oasis" yang biasa digunakan pedagang bunga potong untuk menancapkan bunga-bunga potong agar tahan lama. Sifat oasis ini menyimpan air cukup lama dan berongga seperti spon sehingga mudah ditembus akar. Saya dapatkan Oasis ini di pedagang bunga potong.

(Media Oasis Warna Hijau dan Root-up Hormon penumbuh akar)


Keuntungan penggunaan media Oasis adalah kita tidak usah terlalu sering menyiram media. Oasis lebih lama menyimpan air dan hormon penumbuh akar, sehingga proses tumbuh akar pencangkokan akan lebih cepat. Perhatikan lebatnya akar yang tumbuh hasil pencangkokan tanaman tin.

Selamat mencoba