Kamis, 10 Desember 2009

Anggrek hitam (Coelogyne pandurata)





(Saat menjelang mekar)

(Saat mekar sempurna tgl 9/12/2009)

Mekar lagi tgl 17 april 2010



Wow..Angrek hitamku berbunga...
Ini tidak pernah saya sangka, karena Anggrek hitam ini sebenarnya tempat hidupnya di hutan-hutan dataran rendah di Kalimantan Timur. Di tempatnya sendiri anggrek ini semakin sulit dicari karena hutan tempat tinggalnya sudah habis ditebang dan di buldozer oleh penambang-penambang batubara.

Sementara angrek ini saya tanam di rumah di Bandung di ketinggian 750 dpl. Anggrek ini saya perlakukan seperti di habitatnya di hutan yaitu dengan memberi pupuk humus tanpa pupuk kimia. Sekali-kali anggrek ini saya semprot juga dengan pupuk daun untuk memberi unsur hara mikronya.
Alhamdulillah dengan kasih sayang, anggrek hitam saya cepat berkembang biak. Cukup dengan memisah-misah blubnya ternyata dia mudah berkembang biak dan beradaptasi dengan baik di Kota Bandung.

Lucu juga ya..kenapa disebut anggrek hitam ? padahal daunnya berwarna hijau. Memang kalau kita lihat lidahnya menjulur warna hitam.

Eksotis bunganya..Sayang bunganya tidak bertahan lama, katanya cuma bisa bertahan 7 hari.

Ada jenis lain dari anggrek hitam ini, yaitu dengan helai bunga berwarna putih dan ukuran lebih besar. Ukuran blubnya pun juga lebih besar. Alhamdulillah anggrek ini juga tumbuh subur di halaman rumah saya.


Dokumen pribadi : Berbunga serentak tgl 17 april 2010

Ternyata kekayaan alam negeri kita ini sangat melimpah, semoga kita terus dapat memelihara dan menjaganya dengan baik.

Selasa, 13 Oktober 2009

Buah Kapul


Waktu saya dapatkan pohon kapul ini di Batuah Kutai Kartanegara, saya hanya tercenggang-cenggang. Karena saya baru dengar nama buah kapul ini. Langsung saya buka notebook saya dan saya searching. Alhamdulillah saya dapatkan informasi dan foto buah kapul di blognya pak Reza http://riza6315.multiply.com/photos/album/19/Kampung_Buah_-_Dayak_Meratus#15#photo=12

Saya semakin tertarik dengan buah kapul ini...
Buah kapul ini termasuk buah yang langka, buah kapul ini hidup dipedalaman kalimantan.
Bentuk dan warna buah kapul kulitnya sangat mirip sawo, ketika dibuka, daging buahnya terlihat seperti manggis, putih dan bertampuk-tampuk. Rasanya, sangat legit layaknya perpaduan rasa buah rambutan dan rambai.

Ada pula jenis kapul ceriak yang bentuknya sangat mirip anggur. Bahkan rasanya lebih manis dari anggur.

Buah kapul ini sudah semakin sulit menemukkannya, lagi-lagi penebangan hutan dan penambangan batubara besar-besaran telah menggusur dan menghabiskan tanaman ini. Kembali saya bertanya, siapa yang peduli dengan keanekaragaman buah di negeri tercinta ini ?
Semoga buah ini tetap lestari dan anak cucu kita kelak masih bisa merasakan nikmatnya buah-buahan ini.

Jumat, 09 Oktober 2009

Lahong si Durian Merah (Durio dulcis)

(Buah Lahong berwarna merah : sumber foto trubus)

Durian Lahong ini sungguh unik. Selain bunganya berwarna merah, kulit buahnya juga berwarna merah hingga merah tua.

Durian Lahong ini berbeda dengan kerabatnya Durian merah "Lay (Durio graveolens)", Walaupun buah lay (terutama lay rencong) buahnya berwarna merah, tetapi kulit buahnya tidak merah. Durian Lahong ini kulit buahnya juga tak terbelah meski buah masak telah jatuh dari pohon.

Durian ini di Kalimantan Timur sudah sangat langka, tanaman2 lahong yang ada sudah mulai tergusur penggundulan hutan dan penambangan batubara. Yang bikin sedih beberapa tanaman terakhir di Kabupaten Kutai Kartanegara oleh penduduk ditebang untuk dijual kayunya. (sedih rasanya..kalau memungkinkan pengin rasanya pindahkan pohon-pohon besar tersebut ke kebun).
Saya belum melihat upaya pemerintah daerah untuk melestarikan tanaman Lahong ini.

Sangat sulit medapatkan bibit tanaman ini, 4 bulan saya minta tolong dicarikan penduduk setempat bibit Lahong ini. Alhamdulillah bulan romadhan 1430 kemarin menjelang idul Fitri, saya bisa mendapatkannya dari seorang teman di Agrowisata Batuah Kabupaten Kutai Kartanegara. Bahagia betul rasanya, ini hadiah lebaran yg sangat indah sebuah pohon Lahong walaupun bibitnya dari biji.

Buah Lahong ini kabarnya kurang diminati orang karena baunya yang sangat menusuk. Tetapi Pohon ini merupakan kekayaan alam endemik Pulau kalimantan.
Siapa tahu nanti anak saya yg dijurusan biologi bisa kawinkan Lahong ini dengan durian lain sehingga keluar jenis durian dengan kulit luar dan buah berwarna merah serta beraroma lembut. (Subhanallah)

Sungguh..sungguh saya sangat kawatir kalau nanti ternyata Thailan-thailan lagi yang bisa memanfaatkan dan mempopulerkan lahong ini.

Rabu, 29 Juli 2009

Persahabatan Karena Kecintaan Pohon

Bermula dari hobby dan blog ini, Alhamdulillah bertambah saudara-saudara ku.
Begitu ikhlasnya saudara-saudaraku telah membawa pohon-pohon dari daerah-daerah bahkan dari hutan untuk dikirim ke alamat rumah.
Kadang-kadang heran sambil bersyukur, saat ada sahabat yang belum pernah ketemu tetapi dia rajin mengirim pohon-pohon.

Sebuah paket pohon dari seorang Sobat

Dan begitu bahagianya saya saat-saat dia datang ke Bandung dan saya sengaja bisa menemuinya. Obrolan begitu akrab dengan cerita pengalamannya tentang hobi mencintai tanaman. (Sayang pak waktu itu waktu saya terbatas karena harus segera siapkan bahan presentasi saya)
Begitu bahagianya saya bisa ketemu saudara saya di lampung ditengah-tengah kesibukan kerja dan waktu yg terbatas karena tugas-tugas pekerjaan.
Begitu bersyukur nya saya ketika seorang sahabat telah menyempatkan membawakan sebuah pohon manggis putih dari mataram menuju Bandung.
Bahagia dan senang luar biasa ketika ada sms dan telepon masuk memberikan informasi ada pohon langka atau unik yang dia mau kirimkan.
Kebahagian bertambah lengkap ketika ada komentar/salam melalui blog ini dan email yang memberi semangat saya untuk mengkoleksi dan berkebun tanaman buah.
Tidak bisa disebutkan satu persatu kebahagian dan persaudaraan karena kecintaan untuk terus melestarikan tanaman-tanaman di negeri tercinta ini.

Trimakasih sahabat-sahabatku. Hanya Allah yang bisa membalas kebaikan-kebaikan teman-teman semua.
Semoga tanaman-tanaman hadiah teman-teman terus tumbuh dan berbuah dan bisa memberi manfaat kepada sahabat-sahabat dan saudara-saudara kita yang lain.
Tanaman-tanaman nya akan terus saya pelihara sebagai pengikat persaudaraan kita.

Senin, 20 April 2009

Buat Taman Pengolah Limbah yuuk !!

Setiap hari pasti kita akan buah limbah di rumah. Baik limbah dari kamar mandi, dari dapur, mesin cuci yang menggunakan sabun dll..dll. Wah berapa limbah setiap hari kita produksi ? Dan muaranya nanti pasti ke sungai dan mengotori perairan sungai-sungai dan waduk kita.
Akibatnya ...sungai-sungai kita tercemar dan ikan-ikan sulit kita dapatkan di sungai.

Limbah rumah tangga (grey water) ini jarang diperhatikan oleh pemerintah, sedangkan limbah ini skalanya cukup besar menyumbang polusi baik COD, BOD, amonia dan lingkungan kita.

Apa yang kita bisa perbuat ?

Subhanallah....., Ternyata Allah sudah ciptakan tanaman-tanaman rawa/ tanaman air dapat berperan mengurangi limbah baik COD dan BOD nya.

Jadi bisa dong kita buat taman pengolah limbah (Bio Waste Garden) untuk mengurangi pengaruh limbah rumah tangga kita.

Caranya ternyata gampang. ..
Kita buat kolam kecil di dekat pembuangan limbah rumah tangga kita dan kita isi dengan tanaman-tanaman air atau tanaman rawa. Isi kolam tersebut dengan air limbah kita dan di ujung kolam kita buat pembuangan ke saluran air kotor.

Desainnya bisa dilihat pada gambar di bawah ini :


Kita buat yuk tamannya, Insya Allah kita akan mendapatkan taman yang cantik sekaligus punya mesin tanaman yang bekerja mencuci limbah-limbah kita.


(Ini contoh taman pengolah limbah)

Punya saya lagi dibangun tukang di belakang rumah..Wah terlambat baru sekarang bikinnya, tapi lebih baik terlambat dari pada tidak melakukannya.

Sumber : http://www.idepfoundation.org/wwg/index.html

Kamis, 16 April 2009

Cangkuang (Pandanus Furcatus)


Pohon Pandan ternyata bermacam-macam jenisnya. Salah satunya adalah Pandanus Furcatus atau yang sering disebut Pandan Antunu (Batak Toba), Pandan Lais (Bangka, Rungku (Palembang), Bangkuwang (Melayu), Pandan Kowang (Jawa) dan Cangkuang (Sunda).

Foto pohon Cangkuang di atas diambil istri saya di Kawasan Candi Cangkuang Garut.
Menurut cerita Nama Desa dan Candi Cangkuang tempat wisata terkenal di Garut (Jawa Barat) berasal dari nama pohon Cangkuang yang terdapat disana.

Daun Cangkuang sering digunakan sebagai bahan untuk membuat tudung, tikar dan pembungkus gula aren. Buahnya ternyata enak juga dimakan rasanya manis kalau sudah matang.

Pohon ini juga termasuk langka dan tidak dibudayakan orang karena mungkin kurang ekonomis. Sebagai hobiis menarik juga pohon ini untuk dikoleksi karena cukup langka dan buahnya unik dan sebagai hadiah anak cucu kelak supaya mereka masih bisa mengenal pohon Cangkuang.


Trimakasih istriku...yang sudah susah payah bawakan oleh-oleh pohon Cangkuang untuk melengkapi koleksi kebunku.





Rabu, 08 April 2009

Mencangkok dengan Media Oasis

Mencangkok merupakan salah satu usaha untuk perbanyakan tanaman keras. Mas Hervin sudah berikan contoh cara pencangkokan dengan baik. (lihat di link berkebun-hervin)

Biasanya media yang digunakan untuk menutup sayatan tempat pencangkokan digunakan tanah, arang sekam, humus dll.
Kali ini saya coba gunakan media "Oasis" yang biasa digunakan pedagang bunga potong untuk menancapkan bunga-bunga potong agar tahan lama. Sifat oasis ini menyimpan air cukup lama dan berongga seperti spon sehingga mudah ditembus akar. Saya dapatkan Oasis ini di pedagang bunga potong.

(Media Oasis Warna Hijau dan Root-up Hormon penumbuh akar)


Keuntungan penggunaan media Oasis adalah kita tidak usah terlalu sering menyiram media. Oasis lebih lama menyimpan air dan hormon penumbuh akar, sehingga proses tumbuh akar pencangkokan akan lebih cepat. Perhatikan lebatnya akar yang tumbuh hasil pencangkokan tanaman tin.

Selamat mencoba

Sabtu, 28 Maret 2009

Buah Sambung Susu


Sumber : Foto trubus

Satu lagi kreatifitas pedagang pohon buah. Dipohon-pohon yang masih kecil bisa bergelantungan buah-buah jumbo. Penampilannya sungguh menarik dan bikin kagum. Ini bisa dibuat hiasan pada saat-saat resepsi dan buat pajangan di rumah. Tetapi hati-hati ini sifatnya tidak permanen karena buahnya sebenarnya diambil dari pohon dewasa yang sedang berbuah.
Buah-buah tersebut dilakukan sambung susu dengan cara menempelkan batang pohon induk ke calon bakal buah. Cara sambung susu bisa dilihat di blognya mas Herfin (berkebun herfin di link blog ini).
Bisa jadi ispirasi untuk berkreasi dengan tanaman buah kita.

Sabtu, 14 Maret 2009

Jeruk Variegata


Kreatif ...sungguh kreatif para penangkar buah.
Kalau tanaman buah dulu cuma diambil manfaat buahnya. Sekarang kita bisa nikmati keindahannya.

Lihat saja tanaman jeruk variegata ini.
Daunnya berwarna hijau dan kuning, juga kita lihat buahnyapun keluar warna kuningnya.
Soal rasanya masih rasa jeruk, cuma sayang belum selezat jeruk unggulan.
Wah... keindahan daun dan buahnya bisa kita jadikan hiasan di halaman rumah.

Cara memperbanyaknya pun relatif mudah. Bisa di setek, di tempel di batang bawah jeruk lemon/nipis/sambal.
Cara memeliharanyapun relatif mudah seperti merawat tanaman biasa.
Selamat menikmati keindahan tanaman buah variegata.

Kamis, 26 Februari 2009

Cempedak KING


Cempedak ini sepintas seperti buah nangka karena Cempedak ini memang masih saudaranya buah nangka.
Memang bentuk buah Cempedak seperti nangka, tetapi rasa dan keharumannya agak menusuk hampir persis dan mirip durian.
Biasanya ukuran Cempedak kecil-kecil tidak seperti nangka. Cuma yang ini lain...karena ini adalah jenis Cempedak King.
Cempedak King ini banyak ditemui di Malaysia, Brunei dan pernah saya lihat di Kutai kalimantan Timur. Sekarang Cempedak King ini sudah bisa kita temui di Toko Trubus dan toko-toko tanaman buah yang lain.

Buah Cempedak ini enaknya kalau digoreng dengan tepung dan dimakan sore hari ditemani teh hangat atau kopi hangat. Wah....bakalan ketagihan.

Kalau temen-temen tidak suka dengan aromanya yang sangat tajam, sekarang ada alternatif lain. Pak Reza Dkk di Taman Buah Mekarsari sudah kembang-biakkan Cempeka (Cempedak+Nangka) dan Nangkadak (Nangka + Cempedak). He..he. dibolak balik saja yang pasti Cempeka dan Nangkadak ini adalah kawin silang antara buah Nangka dan Cempedak.
Seperti apa buahnya ? Buahnya seukuran dengan Nangka dan beraroma cempedak tetapi aromanya tidak setajam Cempedak King.

Belum ada yang membuat kripik Cempeka, Nangkadak karena yang mengkebunkan juga masih sedikit.
Wah..ditunggu nih kalau ada kripik cempedak, cempeka atau nangkadak. Pasti mak yus rasanya...

Menanam cempedak ini relatif mudah. Dia tumbuh hingga ketinggian sekitar 1000 m dpl, pohon buah ini menyukai daerah-daerah dengan musim kering yang tidak tegas, lahan dengan permukaan air tanah yang dangkal, dan bahkan tahan sesekali tergenang banjir.

Selamat mencoba.

Jumat, 20 Februari 2009

Buah Aneh ?

Buah Aneh ?

Buah ini saya lihat di pameran buah di Bogor dari Stand Provinsi Kalimantan Barat.
Dibilang ini buah Pau nut (Barringtonia) ? Cuma saya ragu..saya pengin tahu, sebanarnya buah apa ini ?

Buahnya mirip buah jamblang/ duwet.
Rasanya gurih seperti biji kenari daunnya lebar-lebar mirip daun buah noni/mengkudu (lihat gambar)

Saya sudah tanyakan ke penjaga stand dia tidak tahu persis dimana mendapatkannya. Maklum waktu itu pakar buahnya belum datang.

Ada informasi ??? ditunggu...

Rabu, 18 Februari 2009

Buah Eksklusif



Buah Eksklusif ?
Buahnya lebat kecil-kecil seolah-olah seperti bonsai.
Lucu sekali buahnya... seperti buah apel tapi mini.
Rasanya asem seperti buah Cermai.

(Ini buahnya: seperti apel dan buah Cermai)

Wah cocok untuk pajangan di rumah.
Juga untuk diperbanyak.

Kata pedagangnya disebut Apel Bali ? Tapi saya tidak yakin karena hampir mirip dengan Buah Cermai baik rasanya atau bijinya.

Ada yang tahu ini buah apa ?
Tolong bantu ...infonya..

Sabtu, 14 Februari 2009

Buah Lokal Indonesia....


Bagaimana nasib buah lokal ?

Permintaan masyarakat terhadap buah impor kini terus meningkat. Penyebabnya, antara lain, selain kemasan lebih menarik, harganya tak jauh beda dengan buah lokal bahkan beberapa buah impor lebih murah. Akibatnya, perlahan buah-buahan produksi dalam negeri meski mutunya tak kalah, mulai tergeser karena kebanyakan buah lokal hanya dijajakan di pasar-pasar tradisional.

Ditengah nasib buah lokal yag terus terpuruk akibat merajalelanya buah impor dipasaran, masih ada harapan untuk terus mengembangkan buah lokal.

Banyak sekali buah-buah lokal yang sangat prospek untuk dikembangkan menjadi buah unggulan.
Lihat saja ...
Kita punya alpukat mentega
Kita punya aneka macam belimbing (Belimbing demak,
dewi, depok dll)
Kita punya aneka macam jambu air (Cincalo, citra dll)
Kita punya aneka macam mangga
Kita punya macam-macam buah durian yang disebut sebagai raja buah
Kita punya manggis buah eksotis yang disebut sebagai ratu buah
Aneka macam jeruk unggul ada di berbagai daerah


Foto-foto ini saya ambil saat pameran buah Indonesia di Bogor.
Mengagumkan..... ,lebih terbuka mata ini dengan keragaman dan keunggulan buah lokal.

Semangat..untuk menanam aneka buah Indonesia.
Tanam, cintai dan konsumsi buah lokal agar dia nanti tidak asing di negeri sendiri.

Kamis, 29 Januari 2009

Mangga Bengkulu

Indonesia surganya tanaman buah mangga. Beraneka ragam buah mangga ada di negeri tropis ini. Salah satunya adalah mangga dari Bengkulu. Sekilas tidak ada bedanya dengan mangga lainnya, tetapi kalau kita lihat ukurannya...
Lihat saja foto ini....(bandingkan dengan ukuran uang logam Rp 500). Ukuran buahnya jumbo..sebuah mangga bisa mencapai 1 kg beratnya.


Mangga ini saya lihat di pameran buah di Bogor.
Alhamdulillah Dinas pertanian bengkulu membawa bibitnya. Akhirnya satu pohon mangga ini jadi salah satu koleksi pohon buah saya.

Dari hasil studi agroekologi diperoleh persyaratan tumbuh tanaman mangga varietas Bengkulu yaitu jenis tanah beragam dengan drainase baik, ketinggian 3 – 200 m dpl, temperatur 23 – 32,8 oC, curah hujan berkisar 1500 – 3220 mm (bulan basah sepanjang tahun), kedalaman tanah > 60 cm serta tingkat kesuburan tanah baik hingga cukup rendah.
Dari hasil pengkajian budidaya mangga varietas Bengkulu produktif dengan produksi rata-rata paket per tanaman dengan aplikasi paket teknologi introduksi bisa mencapai 18 kg/tanaman sedangkan teknologi petani/ perawatan biasa bisa mencapai 7,3 kg/tanaman.

Katanya cara perawatanan pohon ini tidak susah dan bisa untuk ditanam di Tabulampot.
Lucu juga kalau di Tabulampot ada buah mangga jumbo bergelantungan...
Selamat bertanam mangga Bengkulu.

Minggu, 25 Januari 2009

Makan Buah yuuk..




Buah segar disamping rasanya segar bila kita makan, juga mengandung nutrisi yang sangat dibutuhkan tubuh yaitu karbohidrat, vitamin, protein, lemak, serat dan mineral lain.

Selain kandungan nutrisi di atas, buah-buahan mengandung antioksidan yang sangat berguna bagi kesehatan. (Pemain utamanya adalah vitamin A, C dan E serta beta karoten (beta-carotene), pendahulu (pre-cursor) vitamin A yang ditemukan dalam buah-buahan dan sayur-sayuran).

Manfaat antioksidan, diantaranya :
-
melumpuhkan radikal bebas, sehingga mengurangi resiko kanker.
- membantu meningkatkan sistem imunitas (kekebalan tubuh) dan meningkatkan resistensi (daya tangkal) terhadap infeksi.
- memperlambat proses penuaan.
- meningkatkan kesuburan, mengurangi radang sendi dan berperan penting dalam memulihkan berbagai kondisi temasuk pilek dan gejala kelelahan kronis.
- terbukti mengurangi gejala AIDS, dan dapat memulihkan kondisi tubuh darinya.


Kandungan per 100 gram buah segar

Buah

Energi

Protein

Karbohidrat

Lemak

Serat

Vit A (ui)

Vit B6 (mg)

Vit C (mg)

Vit E (µg)

Vit K (µg)

Alpokat

160

2

8.53

14.66

6.7

146

0.257

10

2.07

21

Anggur

69

0.72

18.1

0.16

0.9

66

0.086

10.8

0.19

14.6

Apel

52

0.26

13.81

0.17

2.4

54

0.041

4.6

0.18

2.2

Aprikot

48

1.4

11.12

0.39

2

1926

0.054

10

0.89

3.3

Blackberri

43

1.39

9.61

0.49

5.3

214

0.03

21

1.17

19.8

Blueberri

57

0.74

14.49

0.33

2.4

54

0.052

9.7

0.57

19.3

Cherri

63

1.06

16.01

0.2

2.1

64

0.049

7

0.07

2.1

Durian

147

1.47

27.09

5.33

3.8

44

0.316

19.7

0

0

Jambu biji

68

2.55

14.32

0.95

5.4

624

0.11

228.3

0.73

2.6

Jeruk

47

0.94

11.75

0.12

2.4

200

0.04

50

0.04

0.1

Kiwi

61

1.14

14.66

0.52

3

87

0.063

92.7

1.46

40.3

Lemon

29

1.1

9.32

0.3

2.8

19

0.051

46

0.15

0

Mangga

65

0.51

17

0.27

1.8

765

0.134

27.7

1.12

4.2

Manggis

73

0.41

17.91

0.58

1.8

35

0.018

2.9

0

0

Melon

28

1.11

6.58

0.1

0.9

0

0.163

21.8

0.05

2.5

Nanas

48

0.54

12.63

0.12

1.4

56

0.11

36.2

0.02

0.7

Nangka

94

1.47

24.01

0.3

1.6

297

0.108

6.7

0

0

Pepaya

39

0.61

9.81

0.14

1.8

1094

0.019

61.8

0.73

2.6

Persik

39

0.91

9.54

0.25

1.5

326

0.025

6.6

0.73

2.6

Pir

58

0.38

15.48

0.12

3.1

0

0.022

3.8

0.12

4.5

Pisang

89

1.09

22.84

0.33

2.6

64

0.367

8.7

0.1

0.5

Diambil dari www.kelpiesoft.com

Begitu tingginya nilai nutrisi buah-buahan sehingga tidak ada yang bisa menandingi.
Sungguh prihatin dengan iklan-iklan yang membodohi masyarakat yang menganjurkan minuman-minuman instan untuk menggantikan nutrisi buah-buahan.
Lihat saja iklan produk minuman jeruk makan jeruk ?
Atau iklan yang mensetarakan produknya dengan buah-buahan segar ?

Waspadalah ....dengan iklan-iklan yang membodohi di sekitar kita.
Nutrisi buah segar tidak dapat digantikan dengan minuman-minuman instan tersebut....

Kembali ke pola hidup sehat... Konsumsi buah-buahan lokal kita.
Dengan mengkonsumsi buah-buahan segar... Kita sehat, petani buah kita kuat dan negara agraris ini akan berjaya.