Sabtu, 02 Februari 2008

Lahan Kritis

(Lahan Kawasan Cimenyan/Bandung Utara dibiarkan kritis,
siapa yang bertangung jawab ??)


Lahan kritis di Kabupaten Bandung masih ada 12.000 Ha ? (PR Minggu 3 Pebruari 2008). Kenapa masih ada lahan kritis ? selain karena pembabatan hutan (Illegal Logging) juga karena tidak dimanfaatkan tanah-tanah masyarakat (ini prosentasenya yg terbesar).
Hasil wawancara dengan para petani sekitar Kota Bandung (Khususnya Bandung Utara), ternyata mereka hanya petani penggarap tanah-tanah milik spekulan tanah dan tanah orang-orang kaya Bandung/Jakarta yang menginvestasikan kekayaannya pada tanah. (Tanah hanya berfungsi sebagai barang spekulasi dan investasi).
Petani penggarap tidak berani menanam tanaman-tanaman keras (tanaman hutan dan buah-buah an), dia kawatir tidak dapat menikmati karena sewaktu-waktu tanahnya bisa diminta oleh sang pemilik. Yah....akhirnya hanya tanaman singkong dan palawija yang ditanam petani.
Kita bisa bayangkan bagaimana nasib tanah-tanah kita yang kita harapkan menjadi resapan air, penahan longsor/ erosi dan sedimentasi hanya ditanami tanaman palawija. Kita telah rasakan bencana terjadi silih berganti seperti tanah longsor, banjir dan kekurangan air di musim kemarau.

Sadarlah para spekulan dan pemilik tanah !!! tanah bukan hanya sekedar barang ekonomi, dia memiliki fungsi sosial dan terutama fungsi lingkungan.
Tanah dapat memberikan kesejahteraan bagi para petani.
Tanah dapat mendukung fungsi lingkungan kalau kita tanami tanaman- tanaman keras.
Tanah bisa menjadi ladang amal bagi kita apabila kita kelola dengan baik.
Tanah juga bisa menjadi fitnah, azab dan menjadi beban pertangungjawaban kita di akherat kelak kalau tidak kita kelola dengan baik.
Bagaimana nanti kita menjawab pertanyaan para malaikat tentang asal usul bagaimana mendapatkan tanah dan bagaimana kita mengelolanya ?

Kalau kita kelola tanah-tanah kita dengan baik, semoga saja tidak terjadi lagi namanya lahan kritis.
Tanami tanah-tanah kita dari sekarang !
Pelihara tanamannya dengan baik, maka dia akan memberikan manfaat yang banyak bagi kita, masyarakat sekitar dan lingkungan hidup kita.
Pohon-pohon dan tanah-tanah kita nanti akan menjadi saksi, bahwa kita telah memelihara dan menjaganya.

3 komentar:

condet mengatakan...

salah satu pohon yang cocok untuk lahan kritis adalah pule: pohon perintis yang mudah tumbuh dan cepet gede.
http://pule3.wordpress.com

Akhmad mengatakan...

Trimakasih informasinya. Saya jadi teratrik pelajari dan pengin dapatkan juga pohon pule ini.

bunda2bunga mengatakan...

Kalau musim hujan tiba, sy suka takut terjadi longsor di daerah ini... sy liat dr rumah saya semua bukit dijadikan lahan u/ berkebun.
Harus ada yang bergerak pak..... saya ikut dukung kalau pa akhmad ada rencana u/ menghijaukan kembali daerah cimenyan....Salam.Rita