Sabtu, 06 Februari 2010

Buah Lobi-lobi (Flacourtia inermis)

(Sumber foto : wikipedia)

Alhamdulillah bertambah lagi koleksiku. ..Buah lobi lobi
Selama ini aku sering bawa sirup lobi-lobi kalau ke Lampung, baru sekarang dapat pohonnya.

Sebenarnya buah lobi lobi ini gampang tumbuh baik di dataran rendah atau di pegunungan. Saya pernah lihat buah lobi lobi ini tumbuh dan berbuah di Kebun Raya Bogor.

Buahnya kalau masih muda sangat asam dan kalau sudah tua manis dan bisa dinikmati langsung, dibuat manisan atau sirup. Buahnya sangat produktif, bergerombol-gerombol menyenangkan kalau dilihat mata.

(Sumber : Dokumen Pribadi)

Sosok tanamannya sangat menarik, perhatikan daun-daun mudanya berwarna merah. Tetapi kenapa tumbuhan ini semakin langka ? Belum ada yang secara khusus membibitkan tanaman ini, atau yg menjual bibit okulasinya. Sehingga kalau ditanam, terpaksa cukup lama menunggu berbuahnya (mungkin sekitar 8 - 10 tahun baru berbuah).

Alhamdulillah saya dapat 2 buah pohon lobi-lobi. Satu pohon saya tanam di Tahura, tepatnya dekat curug dago sebagai bagian dari rehabilitasi Cikapundung dan menambah koleksi tanaman di TAHURA Juanda.
Satu buah lagi saya tanam di Kebun Cikalongwetan untuk koleksi pribadi dan untuk anak cucuku kelak.
Semoga tumbuh dengan baik dan bisa menikmati buahnya nanti dan anak cucuku kelak bisa mengerti arti kekayaan alam negeri ini.

8 komentar:

HERVIN mengatakan...

alhamdulillah saya bisa menikmati buahnya Pak saat di lombok. buah bulat merah kehitaman seperti buah plum. anehnya saat kita makan langsung buah terasa sepet dan masam, tapi jika buah kita remas2 hingga empuk sebelum dimakan rasa jadi manis..

Akhmad mengatakan...

Wah asyiik pak, harus sabar menunggu nih tanamannya berbuah.

HERVIN mengatakan...

Kabar kurang baik pak, ternyata setelah saya amati pohon Lobe-lobe (kata orang lombok) bukan seperti pada foto pak Akhmad. Kalo orang jawa bilang Lobe-lobe di Lombok = tanaman Rukem. saya tahunya setelah pulang ke jawa dan dikasih tau sama orang2.
Mungkin lobi-lobi di foto Bapak persis dengan buah "Kepel" (jawa).

Akhmad mengatakan...

Tidak apa2 pak, pasti ada hikmahnya. Tanaman rukem juga tanaman langka dan perlu dilestarikan.
Tanaman lobi-lobi beda dengan buah kepel.
Buah lobi-lobi buahnya kecil-kecil dan ada didahan, sementara kepel buahnya nempel di batang.
Tanaman lobi-lobi bisa dilihat di http://id.wikipedia.org/wiki/Lobi-lobi
Tanaman buah kepel bisa dilihat di
http://id.wikipedia.org/wiki/Kepel

AsmaraMan mengatakan...

setauku makan buah lobi2 caranya sama spt makan buah lobe-lobe,buah matang di memarkan dahulu..

Akhmad mengatakan...

Betul pak..cuma memang agak asam. Enaknya kalau dibuat manisan atau sirop lobi-lobi.

Nenik mengatakan...

Buahnya memang mirip banget sama rukem (Flacourtia rukem), mungkin ini nama lainnya atau beda spesies karena saya tidak tahu bentuk pohonnya. Yang umum saya dengar lobi-lobi = rukem/gondo rukem. Cara makannya ada 'prosesi'nya loh, sambil dipencet-pencet senandungkan: mbuk-mbuk kereco gembuk-o koyok gulo, ndek-ndek cur, ndek-ndek cur, pendek-o sak kucur. Lucu ya.

Akhmad mengatakan...

@nenik : lucu sekali senandungnya. Bantu terjemahkan dong.