Sabtu, 23 Oktober 2010

"Urban Farming" Berkebun di lahan Perkotaan

Sumber : Flona, trubus, dok pribadi

Urban farming/ berkebun di kota ternyata asyik. Tidak kalah penting ternyata urban Farming akan membantu memberikan kontribusi terhadap ruang terbuka hijau kota dan Ketahanan pangan.

Definisi Urban Farming sendiri menurut Balkey M adalah Rantai industri yang memproduksi, memproses dan menjual makanan dan energi untuk memenuhi kebutuhan konsumen kota. Semua kegiatan dilakukan dengan metoda using dan re-using sumber alam dan limbah perkotaan.

Manfaat Urban farming :
  • Urban Farming memberikan kontribusi penyelamatan lingkungan dengan pengelolaan sampah Reuse dan Recycle
  • Membantu menciptakan kota yang bersih dengan pelaksaan 3 R (reuse, reduse, recycle) untuk pengelolaan sampah kota.
  • Dapat menghasilkan O2 dan meningkatkan kualitas lingkungan kota
  • Meningkatkan Estetika Kota
  • Mengurangi biaya dengan penghematan biaya transportasi dan pengemasan
  • Bahan pangan lebih segar pada saat sampai ke konsumen yang merupakan orang kota
  • Menjadi penghasilan tambahan penduduk kota.
Model-model urban Farming
  • memanfaatkan lahan tidur dan lahan kritis,
  • Memanfaatkan Ruang Terbuka Hijau (Privat dan Publik)
  • mengoptimalkan kebun sekitar rumah,
  • menggunakan ruang (verticultur).

Sumber : Flona, trubus, dok pribadi

Tidak ada komentar: