free glitter text and family website at FamilyLobby.com

Minggu, 25 Januari 2009

Makan Buah yuuk..




Buah segar disamping rasanya segar bila kita makan, juga mengandung nutrisi yang sangat dibutuhkan tubuh yaitu karbohidrat, vitamin, protein, lemak, serat dan mineral lain.

Selain kandungan nutrisi di atas, buah-buahan mengandung antioksidan yang sangat berguna bagi kesehatan. (Pemain utamanya adalah vitamin A, C dan E serta beta karoten (beta-carotene), pendahulu (pre-cursor) vitamin A yang ditemukan dalam buah-buahan dan sayur-sayuran).

Manfaat antioksidan, diantaranya :
-
melumpuhkan radikal bebas, sehingga mengurangi resiko kanker.
- membantu meningkatkan sistem imunitas (kekebalan tubuh) dan meningkatkan resistensi (daya tangkal) terhadap infeksi.
- memperlambat proses penuaan.
- meningkatkan kesuburan, mengurangi radang sendi dan berperan penting dalam memulihkan berbagai kondisi temasuk pilek dan gejala kelelahan kronis.
- terbukti mengurangi gejala AIDS, dan dapat memulihkan kondisi tubuh darinya.


Kandungan per 100 gram buah segar

Buah

Energi

Protein

Karbohidrat

Lemak

Serat

Vit A (ui)

Vit B6 (mg)

Vit C (mg)

Vit E (µg)

Vit K (µg)

Alpokat

160

2

8.53

14.66

6.7

146

0.257

10

2.07

21

Anggur

69

0.72

18.1

0.16

0.9

66

0.086

10.8

0.19

14.6

Apel

52

0.26

13.81

0.17

2.4

54

0.041

4.6

0.18

2.2

Aprikot

48

1.4

11.12

0.39

2

1926

0.054

10

0.89

3.3

Blackberri

43

1.39

9.61

0.49

5.3

214

0.03

21

1.17

19.8

Blueberri

57

0.74

14.49

0.33

2.4

54

0.052

9.7

0.57

19.3

Cherri

63

1.06

16.01

0.2

2.1

64

0.049

7

0.07

2.1

Durian

147

1.47

27.09

5.33

3.8

44

0.316

19.7

0

0

Jambu biji

68

2.55

14.32

0.95

5.4

624

0.11

228.3

0.73

2.6

Jeruk

47

0.94

11.75

0.12

2.4

200

0.04

50

0.04

0.1

Kiwi

61

1.14

14.66

0.52

3

87

0.063

92.7

1.46

40.3

Lemon

29

1.1

9.32

0.3

2.8

19

0.051

46

0.15

0

Mangga

65

0.51

17

0.27

1.8

765

0.134

27.7

1.12

4.2

Manggis

73

0.41

17.91

0.58

1.8

35

0.018

2.9

0

0

Melon

28

1.11

6.58

0.1

0.9

0

0.163

21.8

0.05

2.5

Nanas

48

0.54

12.63

0.12

1.4

56

0.11

36.2

0.02

0.7

Nangka

94

1.47

24.01

0.3

1.6

297

0.108

6.7

0

0

Pepaya

39

0.61

9.81

0.14

1.8

1094

0.019

61.8

0.73

2.6

Persik

39

0.91

9.54

0.25

1.5

326

0.025

6.6

0.73

2.6

Pir

58

0.38

15.48

0.12

3.1

0

0.022

3.8

0.12

4.5

Pisang

89

1.09

22.84

0.33

2.6

64

0.367

8.7

0.1

0.5

Diambil dari www.kelpiesoft.com

Begitu tingginya nilai nutrisi buah-buahan sehingga tidak ada yang bisa menandingi.
Sungguh prihatin dengan iklan-iklan yang membodohi masyarakat yang menganjurkan minuman-minuman instan untuk menggantikan nutrisi buah-buahan.
Lihat saja iklan produk minuman jeruk makan jeruk ?
Atau iklan yang mensetarakan produknya dengan buah-buahan segar ?

Waspadalah ....dengan iklan-iklan yang membodohi di sekitar kita.
Nutrisi buah segar tidak dapat digantikan dengan minuman-minuman instan tersebut....

Kembali ke pola hidup sehat... Konsumsi buah-buahan lokal kita.
Dengan mengkonsumsi buah-buahan segar... Kita sehat, petani buah kita kuat dan negara agraris ini akan berjaya.


Rabu, 14 Januari 2009

Bisbul (Diospyros blancoi A. DC)

Buah bisbul ini saya lihat dan dapatkan di Bogor. Buahnya mirip kesemek dengan bulu-bulu halus coklat. Rasanya manis dan kesat seperti mentega sehingga sebagian orang menyebutnya buah mentega atau saya lebih senang menyebutnya Misbul (amis/manis dan berbulu).

Pertama melihatnya terasa aneh (karena bulu lembutnya itu lho), tetapi setelah menikmatinya langsung ketagihan.

Wah ini buah eksotis....sayang kalau punah.

Berburu pohonnyapun dimulai.....
Disetiap penangkar saya tanyakan pohon buah ini..dan saya tinggalkan no telepon saya kalau ada yang punya pohon buah ini minta ditelepon.
Hampir putus asa mendapatkannya...Alhamdulillah akhirnya ketemu juga pohon buah ini di Bandung di pedagang pohon langganan saya.
Kini pohon ini sudah menjadi penghuni kebun saya, lihat saja dia tumbuh subur.
Entah berapa lama lagi dia berbuah, saya akan sabar menunggunya. Semoga saja bisa menikmati buahnya.

Pengin tahu pohon dan buahnya ? lihat saja foto-foto ini.


(Pohon Bisbul)



(ini dia buahnya Coklat dan berbulu halus)

Pengin menanamnya ? caranya mudah hampir sama dengan tanaman buah lainnya. Pohon ini tumbuh dengan baik di daerah beriklim muson, pada berbagai jenis tanah sampai dengan ketinggian 800 m dpl.
Pohon ini berbatang lurus, dengan diameter hingga 50 cm atau lebih di pangkal batang, bercabang kurang lebih mendatar dan bertingkat, dengan tajuk keseluruhan berbentuk kerucut yang lebat dan rapat daun-daunnya.
Selamat menanam pohon ini sehingga kita termasuk yang melestarikan pohon ini.

Kamis, 08 Januari 2009

Abiu (Pouteria caimito)

Pohon buah Abiu memiliki banyak kesamaan dengan sawo duren (Chrysophyllum cainito). Dari ukuran, bentuk, dan tekstur daging buah abiu, memang mirip kenitu-sebutan sawo duren di Jawa. Dagingnya sama-sama berwarna putih susu dan kulitnya mengkilap. Perbedaannya antara lain dari bentuk tajuk. Abiu bertajuk piramid sedangkan sawo duren membulat.

Abiu masuk kerabat sawo-sawoan, pohon ini memiliki karakter yang mirip dengan para kerabatnya. Pohon berkayu itu mampu mencapai tinggi 15 meter. Buahnya yang berbentuk lonjong sampai membulat berukuran panjang 6-12 cm dengan bobot 300-700 g. Buah abiu ada yang ujungnya bulat, ada pula yang lancip membentuk nipple.

Buah Abiu adaptif di iklim tropis dan subtropis itu tumbuh subur mulai dari dataran rendah seperti Jakarta sampai dataran tinggi. Cepat berbuah adalah salah satu keistimewaan utama abiu dibanding keluarga Sapotaceae lainnya. Umur 2 tahun, tanaman asal biji mulai bebunga. Dua bulan kemudian, bunga menjadi buah berwarna hijau dan berangsur kuning cerah kala masak.

Rasanya ...wah..mak nyuus...segar dan manis membuat orang yang mencecapnya tak cepat puas. Jika digambarkan rasanya seperti krim lembut paduan susu dan karamel dengan aroma segar. Karena daging buahnya yang lembek, abiu biasa dimakan dengan dibelah melintang maupun membujur, lalu daging buahnya disendok.

Kabarnya pohon ini dari Australia, tetapi sekarang ini mudah mendapatkannya. Datang saja ke taman buah Mekarsari. Di counter tanaman buah buah ini bisa dibeli.
Selamat menanam dan tunggu 2 atau 3 tahun Insya Allah akan berbuah. Tidak usah harus menunggu cucu yg menikmati, kita yang menanamnya Insya Allah juga bisa menikmatinya.

Sumber : http://www.trubus-online.co.id/mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&cid=5&artid=952
Foto : Dokumen pribadi

Jamblang (Syzygium cumini)

Buah jamblang atau duwet ini termasuk sudah langka. Saya ingat waktu kecil pohon ini tumbuh dekat rumah dan setiap berbuah kita ramai-ramai memanennya. Buah ini agak asem dan sepat, sehingga perlu ditambah gula atau garam untuk memakannya.
Waduh jadi ngiler kalau ingat buah ini...Buah ini enak juga untuk dirujak...

Sayang kalau buah ini punah...Ditanam lagi yuuk...
Mudah kok mendapatkan bibitnya. Saya dapatkan bibitnya di Rajagaluh Majalengka. Saya lihat di toko trubus pernah dijual dan dibeberapa pengkar buah juga menjual pohon jamblang ini.
Lumayan kalau ada koleksi buah ini, bisa untuk menyenangkan anak-anak nanti juga memberi makan burung-burung di kebun.

Dari beberapa literatur kabarnya bagian tumbuhan juga dipergunakan sebagai bahan obat, tradisional maupun modern. Kulit batang, daun, buah dan bijinya acapkali digunakan sebagai obat kencing manis, murus (diare), dan beberapa penyakit lain. Bahkan simplisia dari kulit batang (dikenal sebagai Syzygii cortex) dan biji jamblang (disebut Syzygii semen) dahulu dianjurkan sebagai sediaan apotik yang tidak wajib. Di samping tanin, bahan aktif yang dikandungnya antara lain adalah glukosida yambolin (jamboline). [1] [4]

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Jamblang#Pemerian_botanis

Manggis Putih (Garcinia mangostana)


Manggis Eksotis ini tumbuh dengan usia rata-rata 200-an tahun. Manggis ini tumbuh berjejer rapi di Taman Narmada maupun Taman Lingsar konon merupakan peninggalan Raja Anak Agung Gde Ngurah Karang Asem, Bali yang sekitar abad ke 18 pernah berkuasa di Lombok.

Kekhasan manggis Lingsar-Narmada diakui Kepala Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman pangan dan Holtikultura, Ir Achmad Sarjana, M.Si. Ukuran manggis ini relatif besar dan seragam bila dibandingkan dengan manggis lain semacam Kaligesing yang merupakan varietas unggul nasional dengan tebal hanya 100-125 g ram per buah. Karena itu wajar di pasaran harga manggis Lingsar-Narmada berkisar Rp. 7.500 -12.500 ribu per kilogramnya.

Manggis ini menurut para pekebun di Narmada Mataram, masa panennya bisa hingga empat bulan yakni antara bulan November dan Februari. Hasil panennya (yang berusia tua) bisa mencapai 5000 -600 buah setahun dengan bobot total 600 - 700 kg.

Masih sulit mendapatkan bibit manggis putih ini, beberapa kali saya kunjungi pameran dan penangkar buah mereka belum memilikinya. Alhamdulillah dari seorang kenalan di Agromania saya mendapatkan pohon manggis putih ini. Alhamdulillah bertambah satu koleksi pohon buah saya..... Semoga terus tumbuh dan dapat menjadi pohon induk untuk dikembangkan lebih lanjut sebagai kekayaan tanaman buah Indonesia.

Sumber : http://www.lombokbaratkab.go.id/index/articleview.php?go=2
Foto dari trubus


Rabu, 26 Maret 2008

Bunga Bungur (Langerstroemia flos-reginae Retz)

Bunga Bungur banyak kita lihat di jalan-jalan utama dan taman-taman kota. Saya juga lihat ditanam di ruang tunggu Bandara Sukarno Hatta.

Saya perhatikan ..indah sekali bunga ini ..coba kita lihat....rasanya tidak kalah dengan bunga sakura.
Warna bunga bungur ini bervariasi, ada yang berwarna putih, ungu, ungu kemerah-merahan. Bijinya lucu, bulat-bulat seperti buah kelengkeng.

Hebatnya lagi tanaman ini banyak khasiatnya. Biji dan daun bungur dapat digunakan untuk menurunkan tekanan darah tinggi, sedangkan kulit batang untuk mengobati diare, disentri, dan kencing nanah.
Orang Filipina menggunakan ramuan tradisional dari daun bungur untuk mengobati DM/ Penyakit gula darah.

Bagi yg ingin menanam,
agar tumbuh baik, bungur membutuhkan banyak cahaya matahari. Bungur termasuk tanaman yang bandel terhadap kekeringan. Bahkan, tanaman ini akan berbunga selama musim kemarau.