free glitter text and family website at FamilyLobby.com

Jumat, 25 Januari 2013

Komunitas Durian Mania

Ternyata komunitas penggemar durian di Indonesia itu eksis..
Sehari saja tidak membuka FB di groups Mania Durian sudah banyak ketinggalan informasi.

Di Durian Mania ini berkumpul para penggemar durian baik sebagai penikmat buah durian, hobiis pengumpul tanaman/ koleksi tanaman durian, penyedia bibit durian, pengamat durian, kuliner aneka masakan durian, ilmuwan (sebentar lagi Doktor ahli durian), hingga pebisnis buah durian/ suplier buah durian ke supermarket.


 (Acara kumpul durain Mania diliput salah satu media TV)

Di Komunitas durian ini kita bisa tahu informasi berbagai jenis varietas durian2 unggul di Indonesia. Setiap hari kita sampai "ngilerrr" lihat durian2 enak dari berbagai daerah diposting oleh para anggota.



(sebagian jenis durian unggul. Foto milik pak Nody)

Saya sebagai kolektor tanaman buah sampai pusing....begitu banyaknya jenis durian unggul di negeri kita ini. Pusingnya mikirin mau ditanam dimana ??? durian2 tsb. Akhirnya yang penting kumpulkan dulu koleksi aneka durian unggul di kebun sambil berdoa semoga ada lahan untuk menanamnya nanti.

Ada seorang rekan kolektor bibit durian yg sudah memiliki 30 jenis durian, bahkan di kebun percobaan Balitbu di Subang ada sekitar 150 jenis bibit durian unggul. Dan masih banyak lagi durian-durian unggul dengan rasa, warna, ketebalan yang mantap-mantap yg setiap hari berseliweran di posting teman-teman Mania durian.

(Koleksi bibit durian milik Pak Puji Purnama. Foto oleh Pak Puji Purnama)

Kegiatan yang menarik kalau kita bisa kumpul makan durian bersama, bisa seharian kita ngobrol tentang durian. baik dari jenis dan keunggulan masing-masing durian hingga bagaimana cara pengembangan durian di Indonesia.
(kumpul dan belajar durian di kebun percobaan Balitbu Subang)

Banyak ilmu yang didapat berkumpul bersama komunitas durian ini. Ilmu "durianologi" (he he ini hanya istilah saya saja) terus berkembang.
Dimulai dari pengenalan berbagai jenis durian, berbagai cara untuk membiakkan baik generatif maupun vegetatif sampai upaya untuk pelestarian dan pengembangan varietas2 baru agar mendapatkan durian unggulan.
Bahkan ada ilmu gunakan teknologi DNA untuk pengembangan dan menghasilkan varietas durian baru dimasa mendatang. (ilmu ini sedang digunakan oleh Pak Panca Jarot untuk program S3 nya).

Alhamdulillah saya bersyukur bisa bertemu dengan teman2 di komunitas durian ini.
Semula saya agak pesimis dengan pengembangan durian di Indonesia ini. Durian di Indonesia masih dijajah oleh Durian Monthong/ durian import. Sampai timbul pertanyaaan siapa yang peduli dengan durian lokal ???
Dengan bergabungnya dengan komunitas pencinta durian, semangat baru terus bertambah. Saya semakin Optimis dan yakin suatu saat durian lokal kita akan merajai pasar dunia. Karena kita memiliki sumberdaya berbagai jenis durian unggul dan yang penting saya punya teman-teman yang selalu sharing untuk pengembangan durian unggul.

Selamat bergabung di Komunitas Durian Mania.
Click http://www.facebook.com/groups/273026756134699/327353947368646/?notif_t=group_activity





Selasa, 12 Juni 2012

Pensiun nanti mau apa ya ?

Ternyata  kegiatan berkebun menjadi kegiatan yang menarik bagi sebagian besar temen-teman kalau nanti sudah pensiun.
Kegiatan berkebun memang menentramkan hati dan akan membahagiakan di usia tua nanti.
Tetapi masalahnya kapan harus dimulai berkebunnya ?
Kalau yang mau ditanam adalah tanaman buah-buahan, tentunya harus disiapkan minimal 5-7 tahun sebelum pensiun.

Sangat repot sekali kalau menanam buah-buahan baru setelah pensiun. Di saat tenaga kita sudah terbatas kita masih harus tanam-tanam, belum lagi masih harus menunggu 5 tahun lagi tanaman berbuah.

Bagi temen-teman yang sebentar lagi pensiun, atau masih 10 tahun lagi pensiun. Saran saya, Tanam pohonnya sekarang juga.
Agar pada saat usia pensiun tanamannya sudah berbuah dan kita tinggal menikmati hasilnya.

Terbayang di usia pensiun, kita ajak jalan-jalan anak, cucu dan menantu untuk memetik dan menikmati buah hasil kebun sendiri.
Terbayang juga di hari lebaran anak, cucu dan mantu juga besan bisa berkumpul di rumah yg penuh dengan aneka buah-buahan.

Kita bisa ajari anak-anak dan cucu kita tentang berbagai jenis tanaman dan plasma nutfah di kebun kita.

Semoga di usia pensiun kita nanti, kita bisa menikmati hidup kita dengan investasi hijau yg sudah kita tanam saat ini.





Selasa, 15 November 2011

Vertikultur dengan Kaleng Bekas


Berkebun sayur di kota di lahan yg terbatas tidak masalah...

Gunakan kaleng-kaleng bekas cat 5 kg dan lubangi bagian bawah dan sampingnya.
Isi kaleng dengan media tanah, pupuk kandang/pupuk kompos dan sekam perbandingannya 1:1:1.
Masukkan bibit sayur di bagian samping.
Ajaib... bibit akan tumbuh ke samping dan usia 1-2 bulan kita sudah bisa panen.

Ternyata, setelah 2 minggu vertikultur kita sudah menampakkan hasil dan usia 1,5 bulan akan tumbuh daun yang lebat. (Ini contoh untuk tanaman slada merah dan hijau)
Wah...sayur slada yg indah bisa dijadikan hiasan di halaman rumah.

Rak vertikultur dari kaleng ini juga akan mengurangi limbah kaleng-kaleng. Media tanaman dari kompos rumah tangga akan membantu mengurangi sampah organik di rumah.
Panen langsung dari halaman rumah lebih segar dan dijamin lebih sehat karena berkebunnya organik.
Selamat mencoba.

Sabtu, 20 Agustus 2011

Warga Kota Berkebun (Urban Farming)

“Dan Kami turunkan dari awan air yang banyak tercurah, supaya Kami tumbuhkan dengan air itu biji-bijian dan tumbuh-tumbuhan, dan kebun-kebun yang lebat.” (Q.S An-Naba’ 14-16).


Pagi ini di bulan Romadlan, ada kesempatan untuk ajak anak-anak dan warga kompleks Bumi Asri tempat saya tinggal untuk menengok kebun, merawat dan mem
anen sayur yg telah mereka tanam sebulan yang lalu.

Bahagia sekali anak-anak berkebun. Banyak sekali pengalaman baru yang mer
eka dapatkan. Selama ini anak-anak sangat kurang sekali interaksinya dengan alam, sehingga waktu mereka bersentuhan dengan tanah, bibit dan memanen sayur itu merupakan pengalaman yg sangat berharga bagi mereka.

Betapa terkagum kagum nya anak-anak melihat proses pertumbuhan sayuran pakcoy, bayam dan kangkung yg dalam waktu 4 minggu sudah bisa dipanen. Dan begitu antusiasnya anak-anak mencabuti gulma agar pertumbuhan sayuran tida
k terganggu.

Dalam kegiatan ini. saya hanya berharap anak-anak bisa mencintai tanaman dan lebih menghargai para petani yg sudah susah payah merawat tanaman-tanaman yg kita konsumsi.


Tidak lupa saya berharap, anak-anak lebih dekat kepada sang Pencipta yang telah anugerahkan kemurahan alam ini kepada kita semua.

Ayo anak-anakku semangat berkebun, kita tanam biji-bijian dan kita tumbuhkan tanaman di negeri kita tercinta ini.



Sabtu, 07 Mei 2011

Berkebun untuk kurangi Emisi Karbon

Seminggu kemarin kampusku begitu semarak dengan spanduk-spaduk pencanangan "Low Carbon City". Spanduk-spanduk tersebut adalah ajakan para Mahasiswa Jurusan Perencaan Wilayah dan Kota ITENAS beserta para dosen kepada seluruh komponen masyarakat untuk mengurangi emisi karbon dan menciptakan pengembangan wilayah dan Kota dengan emisi karbon rendah.


(Seminar Low carbon City di Institut teknologi Nasional/ITENAS Bandung)

(Kegiatan Penghijauan oleh mahasiswa Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota ITENAS)


Kami sadar, bahwa aktifitas yang kita lakukan selama ini telah ikut menyumbang emisi karbon dan telah memberikan dampak pada pemanasan global. Produksi carbon terus-menerus kita lakukan baik untuk bernafas, mengkonsumsi listrik, menggunakan alat transportasi juga menggunakan hasil-hasil produksi.

sebagai contoh, diperkirakan :

  • Penggunaan listrik di rumah sebesar 10 kWh perbulan telah memproduksi 10 kg CO2
  • Berkendaraan menggunakan mobil sejauh 1 km akan memproduksi 200 gr CO2
  • Bernafas normal akan menghasilkan 36,92 gr CO2/jam
Emisi karbon ini telah menyumbang terhadap efek rumah kaca, yang diperkirakan saat ini telah menaikkan suhu permukaan bumi rata-rata sebesar 1°C sejak awal revolusi industri dan kenaikan akan mencapai 2°C pada pertengahan abad ini jika tidak ada langkah-langkah drastis yang diambil untuk mengurangi laju pertambahan emisi gas rumah kaca di atmosfer.

Pemanasan global akan berujung pada perubahan iklim yang menyebabkan berubahnya faktor-faktor iklim, seperti curah hujan, penguapan dan temperatur. Perubahan-perubahan ini juga akan memacu terjadinya bencana lingkungan yang terkait dengan faktor-faktor iklim seperti bencana banjir, peningkatan permukaan air laut, el nino, el nina dsb.

Apa yang bisa kita lakukan untuk mengurangi emisi karbon ?
yang sangat penting adalah kita mengurangi pemborosan-pemborosan energi (hemat listrik, bensin dll) dan kurangi aktifitas-aktifitas yang memproduksi karbon tinggi (kurangi buang sampah, kurangi pengunaan kertas dll).

Bagi hobiis berkebun, tentunya kita akan lebih semangat untuk menanam pohon. Menanam pohon keras diperkirakan akan mengurangi emisi gas CO2 sebesar 129, 92 Kg/Ha/Jam.

Gas karbon ini akan dirubah oleh tanaman menjadi oksigen dan massa tumbuhan apakah itu kayu buah dll pada saat proses fotosintetis.

Trimakasih banyak tanaman-tanamanku, ternyata engkau tidak cuma memberikan manfaat buah, bunga dan keindahan. Ternyata engkau juga telah membantu menyejukkan kota dan mengurangi efek pemanasan global.









Selasa, 22 Maret 2011

Investasi Hijau

Apa maksudnya investasi hijau ?

"Green Investment Fund"/ Investasi hijau diartikan sebagai investasi yang mendukung environmental stewardship (penjagaan lingkungan), perlindungan konsumen, keanekaragaman hayati dan keadilan.


Kebetulan ada teman dari kehutanan yang mengajak saya menanam sengon dan jabon. Alhamdulillah dengan modal yang saya miliki saya ikut berinvestasi sambil mendukung lingkungan dengan menanam 6.000 pohon sengon di lahan 2 Hektar di Kecamatan Sagalaherang Kabupaten Subang.


Puluhan/ratusan Hektar lahan Terlantar di Kec. Sagalaherang Subang
(Sumber : Dokumen pribadi)

Awal mulanya cuma diajak jalan-jalan cari pohon, tetapi setelah melihat ada puluhan hektar lahan nganggur dan kritis juga kesempatan untuk bisa menanam pohon. Akhirnya saya bulatkan niat saya untuk investasi hijau dengan menanam pohon Sengon dan jabon.

Petani menanam Sengon di Kec Sagalaherang Subang
Sumber : Foto pribadi


Cukup prihatin dengan tanah-tanah terlantar yang dibiarkan saja oleh pemiliknya. Alasannya pemilik lahan/para petani disana tidak memiliki modal untuk menanam tanaman sengon. Karena cukup lumayan investasinya. Diperlukan Rp 30 juta/ Ha lahan per 5 tahun untuk 3000 pohon sengon/ha (Jarak tanam 2x2).


Pohon Jabon Tumbuh Subur di Sagalaherang
Sumber : Foto Pribadi



Perhitungan dari para ahli kehutanan (lihat www.rajasengon.com dan situs-situs lainnya ttg Sengon) diperkirakan dalam 5 tahun pohon sengon sudah bisa dipanen.

Penerimaannya pada tahun ke 3 dari penjarangan Rp 50 juta.
Penerimaan pada tahun ke 4 dari penjarangan Rp 88 juta
dan pada tahun ke 5 panen sesungguhnya akan dihasilkan Rp 495 juta.

(Sumber : http://www.rajasengon.com/index.php/beranda/42-raja-sengon/110-perhitungan-labarugi-budidaya-sengon-per-1-hektare.html).

Cukup fantastis keuntungannya...
Pasar Kayu Sengon cukup luas, biasa digunakan untuk bekisting bangunan, untuk pengepakan kiriman barang, kayu lapis dll.

Yang lebih bikin semangat bagi saya yaitu telah diberi kesempatan untuk menanam, merawat, menyaksikan pertumbuhan Sengon yang cepat tumbuh besar dan menghijaukan lahan-lahan terlantar.

Sangat bersyukur, bisa mengajak para pemilik tanah terlantar untuk ikut menghijaukan bumi ini. Bersyukur lagi kalau bisa mengajak orang-orang yang punya duit untuk ikut berinvestasi sambil menghijaukan lahan-lahan terlantar.

Semoga Allah Ridlo, dan Allah berikan berkah dan rahmat Nya bagi orang-orang yang ikhlas berinvestasi hijau dan melestarikan bumi.

Senin, 21 Maret 2011

Berkebun Sayur di Halaman




Alhamdulillah, pertama kali panen kangkung darat, selada, bayam merah dan pakcoy.
Ternyata berkebun sayur di halaman mengasyikkan dan tidak sesulit yang saya bayangkan.

Berkebun kangkung darat dan bayam sudah bisa panen 21-30 hari. Untuk Pakcoy dan selada hanya perlu waktu 2 bulan sudah panen.

Panen kangkung Darat 21 Hari
(Sumber : Dokumen pribadi)

Untuk berkebun di halaman juga tidak memerlukan halaman yang luas. Dengan teknik Vertikulture/ membuat Rak bertingkat, kita bisa menanam berbagai macam sayuran di halaman.



Verticulture : Rak Tanaman Sayur
(Dokumen Pribadi)

Jangan kawatir keindahan halaman rumah berkurang, karena tanaman selada air, kangkung dan bayam merah memiliki keindahan tersendiri. Apabila bisa memadukan/ mengkombinasikan maka halaman rumah akan Asri dan dihiasi warna warni tanaman sayuran.

Kunci suksesnya adalah media diberi pupuk kandang yang cukup dan diberi pupuk organik cair seminggu sekali. Agar tumbuh lebih subur bisa disemprot dengan pupuk organik cair daun-daunnya. Selanjutnya serahkan semua pada Allah. Insya Allah kita bisa memanennya setiap saat dan dalam kondisi segar karena diambil langsung di halaman.

Bibit-bibit sayuran mudah didapatkan di toko-toko pertanian, dengan harga yg relatif murah.
Sebagai contoh harga bibit kangkung darat Rp 6000,- untuk 1500 butir.

Gunakan pupuk-pupuk organik dan hindarkan menggunakan pestisida karena ini akan kita konsumsi langsung.

Selamat mencoba.

Senin, 27 Desember 2010

Balai Penelitian tanaman Buah Tropika Kebun Percobaan Sumani

Balai Penelitian tanaman Buah Tropika Kebun Percobaan Sumani berada di Solok Prov Sumatera Barat. Balai penelitian ini mudah dijangkau kurang lebih 30 menit dari Kota Solok menuju Padangpanjang di Daerah Sumani.
Sebenarnya tidak sengaja saya lewat balai Penelitian ini.. Pulang kerja dari Kota Sawahlunto menuju Padang, supir berinisiatif lewat jalur Solok-Padang Panjang. Jalur ini indah sekali karena wilayahnya subur dengan tanaman Beras Solok yang sangat terkenal. Jalur ini sangat indah karena tidak jauh dari Balai Penelitian Sumani kita akan ketemu dengan Danau Singkarak.

Balai penelitian ini cukup aktif dengan penelitian2 tanaman tropika. Saya sempat melihat-lihat dan membawa beberapa tanaman, diantaranya : Tanaman sukun manis, Sirsak ratu yg terkenal manis, Buah alpukat unggulan Solok yang ukurannya Jumbo (1 kg per buah).

Buat teman-teman hobiis tanaman yang kebetulan ke Sumatera Barat, saya sarankan mampir ke Balai Penelitian ini.
Trimakasih kepada bapak-bapak/ibu-ibu pengelola balai penelitian ini. Hasil penelitian dan pelesetarian tanaman tropis ini akan sangat membantu mempopulerkan tanaman tropis kita.

Sabtu, 23 Oktober 2010

"Urban Farming" Berkebun di lahan Perkotaan

Sumber : Flona, trubus, dok pribadi

Urban farming/ berkebun di kota ternyata asyik. Tidak kalah penting ternyata urban Farming akan membantu memberikan kontribusi terhadap ruang terbuka hijau kota dan Ketahanan pangan.

Definisi Urban Farming sendiri menurut Balkey M adalah Rantai industri yang memproduksi, memproses dan menjual makanan dan energi untuk memenuhi kebutuhan konsumen kota. Semua kegiatan dilakukan dengan metoda using dan re-using sumber alam dan limbah perkotaan.

Manfaat Urban farming :
  • Urban Farming memberikan kontribusi penyelamatan lingkungan dengan pengelolaan sampah Reuse dan Recycle
  • Membantu menciptakan kota yang bersih dengan pelaksaan 3 R (reuse, reduse, recycle) untuk pengelolaan sampah kota.
  • Dapat menghasilkan O2 dan meningkatkan kualitas lingkungan kota
  • Meningkatkan Estetika Kota
  • Mengurangi biaya dengan penghematan biaya transportasi dan pengemasan
  • Bahan pangan lebih segar pada saat sampai ke konsumen yang merupakan orang kota
  • Menjadi penghasilan tambahan penduduk kota.
Model-model urban Farming
  • memanfaatkan lahan tidur dan lahan kritis,
  • Memanfaatkan Ruang Terbuka Hijau (Privat dan Publik)
  • mengoptimalkan kebun sekitar rumah,
  • menggunakan ruang (verticultur).

Sumber : Flona, trubus, dok pribadi

Sabtu, 14 Agustus 2010

Pohon Ihau

Buah Ihau/Mata Kucing
Sumber : http://matoa.org/?p=194

Pada saat saya sebut pohon Ihau, teman-teman banyak yang bertanya. seperti apa pohon dan buahnya ?
Pohon Ihau atau sering disebut mata kucing merupakan pohon kelengkeng hutan asli dari kalimantan.Memang pohon Ihau ini sudah sangat langka. Dia hidup di hutan-hutan di Kalimantan Timur, keberadaannya semakin terancam akibat pembalakan hutan dan eksploitasi batubara di hutan-hutan.

Sumber : Dokumen Pribadi 15 Agustus 2010

Saya mendapatkan pohon Ihau ini dari seorang teman di Agrowisata Batuah pada saat penelitian pemanfaatan lahan bekas tambang di Kuta Kartanegara. Walaupun masih kecil dan tumbuh dari biji, tetapi ini sangat berarti bagi saya karena memang sulit mendapatkan bibitnya.

Pohon ini sosok aslinya besar dan tinggi-tinggi karena tumbuh dari biji. Buahnya seperti buah lengkeng tetapi produktifitasnya rendah. (Ini mungkin karena tidak dibudidayakan dengan baik).

Walaupun saya belum melihat langsung induk pohon Ihau ini, saya memiliki keyakinan Ihau ini memiliki kelebihan keunggulan tertentu. Karena merupakan buah lokal biasanya memiliki daya tahan terhadap penyakit dibandingkan lengkeng impor. Beberapa penangkar buah menjadikan tanaman buah Ihau ini jadi batang bawah.

Mestinya ada temen-temen pertanian yang meneliti buah ini untuk dikembangkan menjadi buah unggul Kalimantan. Saya hanya bisa menanam untuk melengkapi koleksi saya dan supaya tanaman ini tidak punah nantinya. Saya juga berharap nanti ada yang bisa memanfaatkan tanaman saya ini untuk dikembangkan lebih lanjut.


Artikel lengkap tentang buah Ihau ini bisa dilihat di http://www.vivaborneo.com/buah-ihau-klengkeng-asli-borneo.htm

Blue Berry

(Sumber : http://www.justfoodnow.com/2010/06/29/blueberries-blueberry-muffins/)
Sebenarnya pohon blue berry ini adalah tanaman sub tropis, dia tumbuh banyak di Amerika Utara. Pohon Blue berry ini banyak jenisnya dan speciesnya.

Pohon ini tidak tinggi dan tajuknya indah, buahnya sangat menarik sehingga bisa menjadi hiasan. Buahnya agak asam dan biasa di jadikan selai dan untuk topping roti dan kue-kue.

Adakah pohon Blueberry di Indonesia ? Ternyata masih sulit mendapatkan pohon ini..

Setelah mandapatkan komentar dari saudara Dodi (lihat komentar) dan saya cek ke tokonya, ternyata pohon yang saya dapatkan bukan pohon Blueberry.
Pohon yang ada dalam foto dibawah ini adalah pohon buni keraton.
Memang dari buahnya yang kecil-kecil hampir mirip dengan buah Blueberry.

Agak kecewa sebenarnya.., tetapi mungkin ada hikmahnya.
Karena pohon buni keraton ini juga masih langka, pohon ini tetap akan saya pelihara untuk melihat buahnya yg kecil2 dan indah.


Pohon Buni Keraton
Sumber : Dokumen pribadi 15 Agustus 2010


Saya masih penasaran dengan pohon blueberry...., sempat saya berusaha membibitkan dari biji, tetapi masih belum berhasil.

Ada rekan-rekan yang memiliki pohon blue berry ? atau ada yg berhasil membibitkannya ? ditunggu informasinya.

Perkembangan pohon kiwi

(Dokumen pribadi 15 agustus 2010)

Setelah 6 bulan berjalan, anak-anak asuhku pohon kiwi sudah mulai tumbuh besar. Dimulai dari semaian biji dan menjadi anak-anak kiwi yang mungil-mungil, dengan perawatan, kasih sayang dan tentunya karena karunia Allah, pohon kiwi mulai tumbuh dengan baik.

Alhamdulillah anakan-anakan kiwi sudah menyebar ke teman-teman pencinta tanaman. Ada yang ditukar dengan aneka tanaman langka dari Kalimatan Selatan, ada yg ditukar dengan mangga Yuwen, dengan pohon zaitun, delima hitam dll. Ada yang sempat saya hadiahkan ke pencinta tanaman di Medan dan Jakarta.

Semoga pohon kiwi ku terus bisa tumbuh baik dan dapat berbuah di Indonesia, sehingga nanti kita tidak perlu lagi impor buah kiwi keluar.

Sabtu, 07 Agustus 2010

Berburu Pohon Loquat/ Biwa

Pohon biwa kali ini saya dapatkan di Brastagi Medan. Pohon Biwa ini tidak begitu populer di sana, tetapi dari informasi majalah trubus terdapat perkebunan biwa dan penangkar buah biwa di Brastagi.

Perburuan tanaman biwa dimulai...Ditengah kesibukan pekerjaan penyusunan Strategi Pengembangan Permukiman dan Infrastruktur Kota Medan, saya sempatkan mencari informasi tentang Biwa di Brastagi.Informasi awal saya dapatkan dari Pak Firman, seorang ahli pertanian di Medan yang tinggal di Brastagi.Jarak Brastagi dari Kota Medan sebenarnya tidak terlalu jauh, tetapi perjalanan menjadi lama karena banyak yang harus disinggahi. Terdapat pemandangan indah yang sayang kalau dilewatkan, juga disepanjang jalan banyak dijajakan buah-buahan produk brastagi yang segar-segar.

Durian Brastagi dan Langkat banyak terdapat di sepanjang jalan. Akhirnya durian-durian lokal tersebut satu persatu kami cicipi. Wah mantap...karena durian-durian disini adalah durian matang di pohon.
Pedagang Durian di sepanjang jalan menuju Brastagi

Di Brastagi, pemandangan sangat mentakjubkan. Terdapat gunung-gunung yang mengelilingi kota ini. Udara nya yang sejuk dan airnya yang dingin membuat betah berlama-lama disini.


Pemandangan Indah di Brastagi

Menjelang sore hari, kami meluncur ke tempat penangkaran buah biwa. Ditemani Pak Edison pengelola kebun, kami sempat keliling kebun. Saat ini memang bukan musim, sehingga tidak ada buah biwa yang sedang berbuah.

Di Penangkaran, Pak Edison sudah menyiapkan bibit-bibit buah Biwa. Bahkan beberapa pohon telah dilakukan sambung pucuk. Artinya, dalam waktu yg tidak lama atau sekitar 2 sampai 3 tahun lagi Insya Allah Buah Biwa sudah akan berbuah.

Tanaman Biwa yang akan Bermigrasi Ke Kebun Pangheotan

Alhamdulillah, bertambah lagi koleksiku yaitu buah Biwa Brastagi melengkapi koleksi Buah Biwa asal Pengalengan Bandung.

Trimakasih Pak Firman, Pak Edison yang sudah mengantarkan kami ke kebun Biwa.
Trimakasih Pak Ari dan Pak Hajar asistenku yang sudah rela mengantar ke brastagi.

Minggu, 14 Maret 2010

Menanam Anggrek Catleya yuuk...

Foto : Dokumen pribadi

Menanam anggrek Catleya ternyata tidak susah. Sama dengan angrek-angrek lainnya, dia tidak boleh langsung terkena sinar matahari. Kebutuhan intensitas matahari sekitar 30 - 50 %, untuk itu sebaiknya bunga Catleya dilindungi paranet atau bisa ditaruh di beranda rumah yg tidak langsung terkena matahari.
Penting diperhatikan apabila ingin tanam catleya, pilih catleya dataran rendah atau dataran tinggi sesuai tempat tinggal kita. Bunga Catleya dataran tinggi biasanya berdaun tebal dan bunganya besar.
Perawatan lainnya adalah pemberian pupuk rutin 2 minggu sekali dengan pemberian pupuk daun. Untuk catleya muda diberikan pupuk dengan N tinggi untuk merangsang pertumbuhan dan kalau sudah besar bisa diberikan pupuk berkadar P tinggi untuk merangsang bunga.
Sekali-kali, anggrek saya beri vetsin/ bumbu masak yang dicampurkan dengan pupuk cair. Ternyata ini dapat merangsang pertumbuhan bunga juga, kabarnya vetsin ini memiliki unsur mikro yang dibutuhkan tanaman.
Selamat mencoba..dan nikmati keindahan dan keharuman Ratu anggrek ini.

Ada tulisan menarik ttg tips merawat Catleya, silahkan akses di : http://wawaorchid.wordpress.com/2009/09/11/tips-merawat-anggrek-cattleya-tumbuh-baik-dan-rajin-berbunga/

Kamis, 25 Februari 2010

Menanam Kiwi yuuk..

Tanaman Buah Kiwi di Malaysia sumber : http://pokokkiwi.blogspot.com

Waktu ke supermarket bersama istri, penasaran sekali lihat buah kiwi terpanjang dideretan buah impor.
Rasa penasaran apakah pohon ini bisa tumbuh dan berbuah di indonesia ? Saya coba searching di google tentang buah kiwi ini.
Di Blognya bapak Abdul Wahab Arbain di http://pokokkiwi.blogspot.com/ ternyata pohon kiwi bisa berbuah di malaysia. Akhirnya saya coba untuk membibitkan tanaman ini.

Biji buah kiwi saya coba rendam di air hangat kemudian ditiriskan dan dikeringkan dengan tisu.
Biji buah kiwi dalam tisu disimpan di tempat gelap selama 1 malam untuk merangsang tumbuhnya kecambah. Biji-biji kemudian di semai di tanah humus dan sebar biji secara merata. Simpan semaian biji kiwi di naungan supaya tidak kena matahari langsung.
Tunggu selama 3 hari dan perhatikan kecambah-kecambah biji kiwi akan tumbuh dengan baik.

Semaian Biji kiwi umur 10 hari : Doc pribadi

Setelah seminggu-10 hari atau setelah muncul daun 2 lembar, semaian biji kiwi sudah bisa dipindahkan di pot-pot kecil.



Selamat mencoba menyemaikan biji kiwi, semoga saja nanti dapat tumbuh dengan baik dan dapat berbuah di Indonesia.

Terong Belanda

Terong Belanda ini buah atau sayur ya ?
Disebut terong karena bentuk buah dan daunnya mirip tanaman terong, tetapi beda dengan terong sayur terong belanda ini kalau sudah matang rasanya masam dan ada sedikit rasa manis, sehingga enak sekali kalau dibuat jus.
Jenis Terong belandapun bermacam-macam, ada yang merah orange dan kekuning-kuningan. Lucu dan indah bentuknya.. Seperti buah terong tetapi mirip dengan tomat, makanya dia juga disebut Tomat Pohon atau Tamarillo. Buah terong Belanda ini adalah tanaman berbuah keluarga Solanaceae.


Sumber : http://www.terongbelanda.com

Sumber : Doc pribadi


Karena indah dan lucu buahnya, tanaman ini selain bisa dikonsumsi bisa juga menjadi hiasan.

Sudah lama sebenarnya pengin punya pohon ini, tetapi baru ketemu pohonnya di penjual bunga di Pasar kaget Gasibu Bandung.
Woow lucu, waktu dibeli tanamannya sudah berbuah. Tinggal nunggu panen nih..walaupun hanya dua.

Bagi temen-temen yang ingin membudidayakan, perlu diperhatikan ketinggian tempat tinggalnya. Terong belanda ini hidup di daearah pegunungan pada ketinggian 500 hingga 1000 meter di atas permukaan laut dengan suhu 20 hingga 27 derajat Celsius. Di dataran rendah, pohon terong belanda tidak mampu berbunga, sedangkan udara sejuk dapat mendorong pembungaan. Oleh karena itu, tanaman ini berbuah matang pada musim dingin ‘di daerah subtropik, dan jika ditanam di daerah tropik buah matang sesudah terjadi udara dingin.

Sumber : http://bisnisukm.com/mengenal-lebih-dekat-buah-terong-belanda.html

Sabtu, 06 Februari 2010

Buah Loquat (Eriobotrya japonica)

(Sumber Foto : Ariangin)

Buah Loquat atau biwa ini sangat jarang dijumpai dipasaran. Kabarnya tanaman ini sudah dibudidayakan secara komersil di Cina dan di Brastagi. Pohon biwa/loquat ini setidaknya terdapat 800 varietas biwa yang tersebar di seluruh dunia. Tanaman ini cocok ditanam di dataran tinggi. Menanamnya mudah, tanaman bisa dibiakkan dari biji. Pada usia usia 3 tahun tanaman ini sudah berbuah.
Buah biwa ini masam kalau masih muda dan asam-asam manis kalau sudah masak. Kandungan vitamin C biwa tinggi, 35,2-58,1 mg per 100 g buah. Jumlah itu setara dengan vitamin C pada jeruk manis. Lantaran itulah ia berguna sebagai antioksidan yang menghambat penuaan sel.


Sangat terkesan sekali waktu mendapatkan pohon ini.
Pohon Loquat saya dapatkan di Pangalengan Kabupaten Bandung pada saat mengawal kegiatan mahasiswa melakukan bakti sosial korban gempa. Pada saat menjelang magrib di sebuah rumah dekat mushola saya lihat beberapa pohon Loquat berbuah disana. Pada saat saya terkagum-kagum dengan tanaman dan buah Loquat ini, seorang ibu tua pemilik rumah ini menawarkan buah dan tanamannya. Alhamdulillah tidak cuma mendapatkan buahnya saya juga bawa tanaman ini untuk saya tanam di kebun.
Trimakasih banyak bu tanamannya..akan saya ingat selalu kebaikan ibu.
Semoga tanaman ini bisa tumbuh dengan baik, berbuah dan berkembang biak di kebun saya.

Buah Lobi-lobi (Flacourtia inermis)

(Sumber foto : wikipedia)

Alhamdulillah bertambah lagi koleksiku. ..Buah lobi lobi
Selama ini aku sering bawa sirup lobi-lobi kalau ke Lampung, baru sekarang dapat pohonnya.

Sebenarnya buah lobi lobi ini gampang tumbuh baik di dataran rendah atau di pegunungan. Saya pernah lihat buah lobi lobi ini tumbuh dan berbuah di Kebun Raya Bogor.

Buahnya kalau masih muda sangat asam dan kalau sudah tua manis dan bisa dinikmati langsung, dibuat manisan atau sirup. Buahnya sangat produktif, bergerombol-gerombol menyenangkan kalau dilihat mata.

(Sumber : Dokumen Pribadi)

Sosok tanamannya sangat menarik, perhatikan daun-daun mudanya berwarna merah. Tetapi kenapa tumbuhan ini semakin langka ? Belum ada yang secara khusus membibitkan tanaman ini, atau yg menjual bibit okulasinya. Sehingga kalau ditanam, terpaksa cukup lama menunggu berbuahnya (mungkin sekitar 8 - 10 tahun baru berbuah).

Alhamdulillah saya dapat 2 buah pohon lobi-lobi. Satu pohon saya tanam di Tahura, tepatnya dekat curug dago sebagai bagian dari rehabilitasi Cikapundung dan menambah koleksi tanaman di TAHURA Juanda.
Satu buah lagi saya tanam di Kebun Cikalongwetan untuk koleksi pribadi dan untuk anak cucuku kelak.
Semoga tumbuh dengan baik dan bisa menikmati buahnya nanti dan anak cucuku kelak bisa mengerti arti kekayaan alam negeri ini.

Kamis, 04 Februari 2010

Durian Menoreh

Bertambah lagi koleksi tanaman buah durianku. Setelah berbagai jenis durian unggul lokal dari berbagai daerah saya kumpulkan.

Sumber : Doc pribadi

Durian menoreh ....
Saya cari durian ini karena durian ini adalah durian yang cocok dikembangkan di dataran tinggi. Kemudian rasanya bosan dan agak sakit hati, kenapa hanya monthong yang dikembangkan padahal kita banyak memiliki durian unggul yang sebenarnya kualitasnya jauh lebih baik daripada monthong.
Satu lagi keunggulan buah lokal kita adalah relatif lebih tahan dari penyakit penggerek batang.

Agak sulit cari bibit durian unggul lokal untuk dataran tinggi. Durian menoreh ini cocok ditanam di daerah berketinggian 500-1.000 m dpl dengan ketersediaan hara dan air yang cukup. Temperatur untuk pertumbuhan berkisar 20-30oC.
Durian menoreh ini ada 2 jenis yaitu durian menoreh kuning dan menoreh jambon (merah muda).

Durian menoreh memiliki keunggulan aroma buah harum dan daging buah berserat halus, manis, dan tebal. Bentuk buah juga lonjong penuh, dengan warna kulit hijau kekuningan.

Bibit buah durian ini saya pesan ke pak Petrus Sugito pembudidaya durian menoreh Kelompok Tani Mamrih Subur, Kajoran, Banjaroyo.

Pohon induk itu sudah mendapat sertifikat dari Menteri Pertanian nomor 316/Kpts/SR.120/5/2007 sebagai varietas unggul. Produktifitas pohon induk ini selama 4 tahun terakhir mencapai 300-500 buah per tahun

Durian ini diperkirakan umur 5 tahun sudah berbuah karena diperbanyak dengan metode mata tempel.

Sudah tidak sabar menunggu...5 tahun bukan waktu yang lama, semoga masih diberi kesempatan untuk menikmati buahnya.